SERBA-SERBI WISUDA DRIVE THRU HARI PERTAMA IAIN TULUNGAGUNG

 


Oleh: Eni Setyowati

 

Bagi mahasiswa yang telah lulus, tentunya wisuda adalah saat yang ditunggu-tunggu. Wisuda adalah moment sakral dimana kita telah sah menjadi alumni sebuah perguruan tinggi. Wisuda adalah puncak akhir kita menuntut ilmu di perguruan tinggi, namun sesungguhnya ini adalah awal bagi kita memulai hidup baru dan semangat baru.

Selama masa pandemi, banyak perguruan tinggi yang menunda kegiatan wisuda ini. Memang, selama pandemi dilarang mengadakan kegiatan yang terjadi interaksi banyak orang. Namun demikian, seiring dengan waktu, kreativitas kegiatan wisuda mulai dikembangkan di berbagai perguruan tinggi. Banyak perguruan tinggi yang melaksanakan wisuda secara online. Akhir-akhir ini, sebagai bentuk kreativitas, ramai perguruan tinggi yang melaksanakan wisuda secara drive thru. Demikian juga dengan IAIN Tulungagung. Setelah sekian lama belum ada alternatif pelaksanaan wisuda di kampus dakwah dan peradaban ini, akhirnya diputuskan wisuda dilaksanakan secara drive thru dan online.

Beberapa waktu kemudian, diumumkanlah pelaksanaan wisuda secara drive thru dan online. Calon wisudawan boleh memilih secara drive thru atau online. Berbagai persyaratan dan pendaftaranpun diunggah di website kampus. Pelaksanaan wisuda drive thru dilaksanakan selama empat hari, mengingat banyaknya jumlah wisudawan. Tepatnya dilaksanakan tanggal 10, 11, 12 dan 14 Nopember 2020. Pada tanggal 10 Nopember 2020 untuk Pascasarajana, Fakultas Syariah (FASIH) dan Fakultas Ushuludin, Adab dan Dakwah (FUAD). Pada tanggal 11 Nopember 2020 untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Pada tanggal 12 dan 14 Nopember 2020 untuk Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK).

Hari ini, Selasa/10 Nopember 2020 bertepatan hari Pahlawan, wisuda drive thru hari pertama berjalan dengan lancar. Bagi saya, menyaksikan wisuda drive thru secara langsung adalah pengalaman pertama kali. Selama ini hanya menyaksikan melalui youtube.

Pagi-pagi saya sudah sampai di kampus, karena memang terdapat pengumuman bahwa bagi civitas akademika yang ke kampus selama pelaksanaan wisuda drive thru dimohon hadir sebelum pukul 08.00 WIB. Pukul 07.30 WIB saya sudah tiba di kampus. Memang hari ini ada kegiatan koordinasi jurusan di kampus, sekalian ingin menyaksikan secara langsung wisuda drive thru. Sekitar pukul 08.30 WIB acara wisuda dimulai. Sejak pukul 07.00 WIB telah terlihat antrian kendaraan dengan para wisudawan yang menunggu giliran. Acara demi acara telah dilaksanakan, dan saatnya acara pemindahan kuncir oleh rektor. Tentunya acara wisuda ini berbeda dengan biasanya. Saat pemindahan kuncir, wisudawan bergerak dengan kendaraannya masing-masing, kemudian wisudawan turun menghadap rektor untuk pemindahan kuncir dan kembali di kendaraannya serta pulang (keluar area kampus).

 

Berbagai pemandangan unikpun terlihat tadi pagi. Para wisudawan dengan diantar keluarganya terlihat begitu bahagia. Kendaraan roda 4, kendaraan roda 2, sampai sepeda turonggo (sepeda onthel jaman dulu) terlihat meramaikan wisuda drive thru hari pertama. Dari berbagai peserta wisuda hari ini, terlihat ada dua kendaraan yang unik, yaitu wisudawan yang naik mobil willis dan naik sepeda onthel. Namun, ternyata salah satu kendaraan yaitu willis mengalami mogok, sehingga pemiliknya harus merelakan untuk mengganti dengan kendaraannya yang lain. Akhirnya willisnyapun ditinggal di kampus. Pemandangan berikutnya nampak wisudawan laki-laki yang dibonceng temannya dengan naik sepeda onthel turonggo. Dengan, asyiknya mereka berjalan di depan podium, sang pembonceng menunggu temannya yang melakukan prosesi pindah kuncir. Ternyata asyik juga wisuda drive thru.


Selain itu, ada lagi yang menarik di wisuda drive thru hari pertama ini. Salah satu wisudawan program pasca sarjana S2 AFI (Aqidah dan Filsafat Islam) adalah seorang pendeta. Beliau adalah Bapak Pendeta Ruslan Suprapto. Pria kelahiran tahun 1965 yang beralamat di Rejoagung dengan tiga putri ini adalah satu-satunya pendeta yang kuliah di IAIN Tulungagung. Semangatnya memang luar biasa. Saya mengenal beliau sekitar setahun yang lalu. Kebetulan kami adalah satu organisasi di Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten Tulungagung. Beliau adalah sosok yang ramah, lucu, semangat dan selalu bergembira. Seringkali beliau cerita pengalamannya selama kuliah magister di IAIN Tulungagung. Meskipun seorang pendeta, tetapi semangatnya belajar tak kalah dengan mahasiswa yang lain. Selamat pak Prapto (begitu kami biasa memanggilnya), semoga ilmunya berkah. Aamiin.

Sekitar pukul 11.00 WIB, acara wisudapun berakhir. Alhamdulillah acara berjalan lancar. Semoga wisuda drive thru di hari kedua, ketiga dan keempat juga berjalan lancar. Aamiin. Saya siap menunggu kabar-kabar unik di wisuda drive thru hari berikutnya. Akhirnya, saya mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan IAIN Tulungagung yang telah di wisuda, semoga ilmunya manfaat dan barokah. Aamiin.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Semangat Baru! Pembukaan Magang Mahasiswa FTIK UIN SATU Tulungagung di SMPN 1 Tulungagung

Petualangan Minggu di Gunung Budeg: Menyatu dengan Alam di Kabupaten Tulungagung

“TIADA JALAN TANPA DEBU, TIADA KESUKSESAN TANPA DOA ISTRI DAN IBU” (Sebuah catatan untuk suami dan anak-anakku)